LAPORAN AKHLAK TASAWUF
JUDUL LAPORAN
KUNJUNGAN KE PERPUSTAKAAN
UIN-SU PANCING
OLEH :
NAMA :
ASNITHA ARITONANG
NIM :
0705162018
TGL. PELAKSANAAN :
24 APRIL 2017
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SUMATERA UTARA
NO
|
JUDUL BUKU
|
PENULIS BUKU
|
TAHUN
|
PENERBIT
|
1.
|
Tasawuf
sebagai kritik social (Mengedepankan Islam sebagai Inspirasi buku Aspirasi)
|
Said Aqil Siroj
|
2009
|
Yayasan
Khas Jl. Sadar Raya No. 3A Jakarta Selatan
|
2.
|
Tasawuf
dalam Al-Qur’an
|
Mir Valiudin
|
1987
|
Pustaka
Firdaus kotak Pos 148 JAT Jakarta
|
3.
|
Kunci
memasuki Dunia Tasawuf
|
Amatullah Armstrong
|
1996
|
Mizan,
Bandung
|
4.
|
Tasawuf
Moderen
|
Hamka
|
1990
|
Pustaka
Panji Mas, Jakarta
|
5.
|
The Sufi
Orders in Islam
|
J. Spencer Trimigham
|
1971
|
United
State of America (USA)
|
6.
|
Tasawuf (Menguak
Cinta Ilahiah)
|
Reynold A. Nicholson
|
1993
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
7.
|
Tasawuf
Dulu dan Sekarang
|
Sayyid Husein Nasr’
|
1994
|
Pustaka
Firdaus
|
8.
|
Tangklukan,
Abangan, dan Tarekat
|
Ahmad Syafi’I Maufid
|
2006
|
Yayasan
Obor Indonesia
|
9.
|
Sufism
(and the spirit of capitalism)
|
Sudirman
|
2009
|
UIN-Malang
Press
|
10.
|
Tariqat
Sunusiyyah (Penggerak Pembaruan Islam)
|
Nicola A. Ziadeh
|
2001
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persda
|
11.
|
Menyelami
Lubuk
|
Mulyadi Kartanegara
|
2006
|
Erlangga
|
12.
|
Suluk
Kiai Cebolek (dalam konflik keberagaman dan kearifan local)
|
Ubaidillah Ahmad
|
2014
|
PT. Fajar
Interpratama Mandiri
|
13.
|
Sufi
perkotaan (Menguak Fenomena Spiritualitas di Tengah Kehidupan Moderen)
|
Muhammad Adlin Sila
|
2007
|
Balai
Penelitian dan Pengembangan Jakarta
|
14.
|
Pengantar
Ilmu Tarekat (Urian tentang Mistik)
|
Abu Bakar Aceh
|
1996
|
Ramadhani
Jl. Kebangkitan Nasional
|
15.
|
Mengenal
dan Memahami Tarekat-Tarekat Muktabarah di Indonesia
|
Sri Mulyati
|
2004
|
Prenada
Media Jakarta
|
16.
|
Sufisme
dan Penyempurna Diri
|
A.
Reza Arasteh
|
2002
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
17.
|
Tarekat
Syattariyah di Minangkabau
|
Oman Fathurrahman
|
2008
|
Prenada
Media Group
|
18.
|
Tswuf
Mendamaikan Dunia
|
Muhammad Rahim Bawa Muhayyaddin
|
1987
|
Pustaka
Hidayah
|
19.
|
Tarekat
(Doktrin dan Sejarah)
|
Hidayat Siregar
|
2008
|
Cipta:
Pustaka Media Perintis
|
20.
|
Tasawuf
untuk kita semua (Menapaki Bukit-bukit Zamrud Kalbu melalui Istilah-Istilah
dalam Praktik Sufisme)
|
Muhammaad Fethullah Gulen
|
2013
|
Republika
Penerbit
|
21.
|
Tasawuf
Mendamaikan Dunia
|
Media Zainul Bahri
|
2010
|
Gapprint
|
22.
|
Melacak
Pemikiran Tasawuf di Nusantara
|
Solihin
|
2005
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
23.
|
Wacana
Tasawuf (Jalaludin Rahmad)
|
Muzakhir
|
2010
|
Cipta:
Pustaka Media Perintis
|
24.
|
Pemikiran
Sufisme (di bawah baying-bayang Fatamorgana)
|
Abdurrahman Abdul Khaliq
|
2001
|
Amzah
|
25.
|
Akulturasi
Ajaran Tarekat
|
Hidayat Siregar
|
2009
|
Cipta:
Pustaka Media Perintis
|
26.
|
Ilmu
Ma’rifah (Sumber Kekuatan dan Ketentraman Batin)
|
Haamzah Ya’qub
|
1988
|
CV. Atisa
Jakarta
|
27.
|
Bisnis
Kaum Sufi (Studi Tarekat dalam Masyarakat Indonesia)
|
Radjasa Mu’tasim
|
1998
|
Pustaka
Pelajar
|
28.
|
Jalan
Sufi
|
Idries Shah
|
1968
|
PT. Dunia
Pustaka Jaya
|
29.
|
Antara
Sufisme dan Syari’ah
|
Muhammad Abdul Haq
Anshari
|
1993
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
30.
|
Tarekat
Naqsyabandiyah di Indonesia
|
Martin Van Bruniessen
|
1996
|
Penerbit
Mizan
|
31.
|
Hakikat
Tarekat Naqsyabndiyah
|
A. Fuad Said
|
1996
|
Percetakan
Mutiara Sumber Widya, Jakarta
|
32.
|
Syiah dan
Tarekat Sufi
|
Syaikh Ahmad Rusydi
|
2013
|
Muktabah
Al-Ilm Kairo Mesir
|
33.
|
Ajaran
dan Teladan para Sufi
|
Laily Mansur
|
2002
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
34.
|
Tareqat
Sanusiyyah (Penggerak Pembaruan Islam)
|
Nicola A. Ziadeh
|
2001
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
25.
|
Thariqah
Awaliyyah (Napak Tilas dan Studi Kritis atas Sosok dan Pemikiran Alamiah
Sayyid Abdullah Al-Haddah tokoh Sufi abad ke-17)
|
Umar Ibrahim
|
2001
|
Penerbit
Mizan
|
36.
|
Ilmu
dalam Persfektif Tsawuf Al-Ghazali
|
Al-Ghazali
|
1996
|
Penerbit
Kharisma
|
37.
|
Said
Nursi (Pemikir dan Sufi besar abad 20)
|
Said Nursi
|
2003
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
38.
|
Tasawuf
(apa dan bagaimana)
|
Shahib Khaja Khan
|
2000
|
Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada
|
39.
|
Peran
Edukasi (Tareqat Qudiriyah Nasyabandiyah)
|
Sri Mulyati
|
2010
|
Kencana
Perdana Media Group
|
40.
|
Tasawuf
Irfani (tutup Nasut buka Lahut)
|
Dahlan Tamrin
|
2001
|
UIN
Maliki Press
|
41.
|
Aliran
Keagamaan dan Sufisme Perkotaan
|
Nuhrison M. Nuh
|
2009
|
CV.
Prasasti
|
42.
|
The Sufi
Path of Love
|
William C. Chittick
|
1983
|
United
State of America (USA)
|
Berdasarkan beberapa jumlah iventaris buku
tasawuf yang ada di perpustakaan sebanyak 42 buku. Saya memutuskan untuk
meresensi dua diantara nya, yaitu yang berjudul :
1.
Tasawuf sebagai kritik social oleh Dr. K.H.
Said Aqil Siroj ; dan
2.
Tasawuf Irfani (Buka Nasut Tutup Lahut) oleh
Dr. H. Dahlan Tamrin, M.Ag
RESENSI JUDUL 1
Judul buku : Tasawuf sebagai kritik social
Penulis : Dr. K.H. Said Aqil Siroj
Penyunting : Ahmad Baso
Penerbit : Yayasan Khas
Jl. Sadar Raya No.3A, Ciganjur Jagakarsa , Jakarta Selatan
Cetakan :
Pertama, Ramadhan 1427 H/September 2006 Kedua, Ramadhan
1430 H/September 2009
1.
Sinopsis Tawasuf sebagai kritik social
Buku ini adalah refleksi dari upaya memperkuat
pola pikir tawassuth (moderat), tawazun
(keseimbangan),
I’tidal (jalan tengah), dan tasamuh (toleran) dalam islam. Islam selama ini didekatkan
dengan segenap aksi kekerasan dan anarkisme. Adalah sesuatu yang memprihatin- kan bagi kita apabila ada sekelompok umat islam yang mengangkat simbol-simbol islam untuk
membenarkan aksi kekerasan dan perusakan terhadap sarana publik dan tempat
ibadah.
Buku ini ingin menunjukkan sesuatu yang kurang
diperhatokan dan bahkan diabaikan dalam perbincangan tentang islam akhir_akhir ini di Indonesia. Maraknya sejumlah aksi intimidasi, pemaksaan, dan kekerasan yang membawa nama islam, mengukuhkan kenyataan bahwa etika
dan moralitas sudah terlepas jauh dari pengamalan keagamaan umat. Dalam konteks
inilah signifikansi tasawuf ditinjau kembali dari dimensi partikularnya, yang hanya
sebatas ritual dan aksetisisme yang bersifat personal. Asumsi dasar yang melatar-
belakangi buku ini adalah bahwa tasawuf merupakan sebuah misi kemanusiaan, yang menggenaimisi
islam secara holistic. Mulai dari dimensi iman, islam, hingga ihsan. Dan
tasawuf
menempati posisinya sebagai aktualisasi dimensi ihsan dalam islam ini.
Dalam praktik umat islmsehari-hari,
dimensi ihsan ini diwujudkan dalam bentuk dan pola beragama yang tawassuth,
tawazun, I’tidal dan tasamuh. Ini sudah diamalkan di dunia Islam dimana-mana. Di
Indonesia, organisasi-organisasi kemasyarakatan Islam secara NU (Nahdatul
Ulama) danMuhammadiyah, dua ormas islam terbesar di tanah air menjalankan
prinsip tawassuth, tawazun, I’tidal dan tasamuh ini sebagai landasan etika.
Dengan demikian, persoalan-persoalan apapun yang
dihadapi, baik agama maupun sosial-politik, selalu dilandaskan pada landasan etis “jalantengah”
atau “moderasi” ini. Dan cara beragama moderat seperti inilah yang akan
langgeng memiliki masa depan di Indonesia.
2.
Kelebihan buku
Dengan adanya buku ini, penerapan
tawassut,tawazun,I’tidal dan tasamuh dalam kehidupan Islam dapat lebih
diketahui dengan lebih jelas. Sehingga membawa dampak yang bagusbagi pembaca. Cara penyampaian penulis kepada pembaca juga sangat bagus sehingga kalimat-kalimat
pada buku dapat dipahami dengan baik tanpa kesulitan yang berarti.
3.
Kekurangan buku
Pada buku ini, cara atau tahapan untuk bisa
melakukan kritik sosial kurang dipaparkan dengan baik karena buku ini hanya
fokus kepada materi tanpa memperhatikan cara untuk melakukan kritik tersebut.
Resensi
judul 2
Judul buku : Tasawuf Irfani Buka Nasut Tutup Lahut
Penulis : Dr. H. Dahlan Tamrin
Penyunting : Indah Rahmawati
Penerbit : UIN-Maliki Press (Anggota IKAPI)
Cetakan : Pertama
Tebal buku : 126 halaman
ISBN : 978-602-948-277-2
1. Sinopsis
Tasawuf Irfani Buka Nasut Tutup Lahut
Tasawuf irfani adalah
tasawuf yang bertujuan agar bisa ma’rifat kepada
Allah melalui
penyingkapan langsung yang sering disebut dengan kasf alhijab. Tasawuf ini bersifat teoritisdengan
seperangkat pengetahuan secara khusus yang diformulasikan secara
sistimatis analitis.
Didalam taswuf terdapat
tahap-tahap (al-maqamat ) dan keadaan mental yang dialami parasufi di
sela-sela perjalanan spiritualnya ( al-Ahwal). Dalam taswuf juga terdapat
suaatu metode pembersihan diri ( Tazkiyah Al-Nafs ) dan melibatkan proses
utama yaitu al-takhali, tajalli danal- tahalli.
2. Kelebihan
buku
Pada
buku ini memberi pembahaasan ilmu tasawuf yang jelas. Dimulai dengan
pengertian,serta cara-cara menjadi salik. Hingga dengan membaca buku ini,
pembaca bisa memahami apa itu tasawuf dan bagaimana itu tasawuf dengan baik.
Sehingga penulis berhasil menyampaikanilmu kepada pembaca dengan baik. Karena
cara penyampaian penulis sangat baik dan mudahuntuk dipahami.
3. kekurangan
buku
Tidak
terdapat materi tambahan yang bias menjadi ilmu tambahan pada buku ini.
Karena buku ini hanya terfokus pada satu hal saja.
Komentar
Posting Komentar